Kajian membahas Khanzab (juga dibaca Hinzab atau Hunzab), pasukan khusus iblis yang bertugas mengganggu sholat umat Muslim, dengan tiga strategi utama: menghalangi sebelum sholat (membuat malas/kesiangan), mengganggu saat sholat (merusak konsentrasi dan kekhusyukan), dan merusak pahala pasca sholat (melalui riya’).

Poin Utama

  • Urgensi sholat: Sholat adalah amalan pertama yang dihisab di hari kiamat; jika baik maka selamat, jika rusak maka buruk bagi hamba.
  • Keutamaan sholat sunnah: Sholat sunnah berfungsi menyempurnakan kekurangan sholat wajib saat penghisaban, begitu pula dengan puasa, haji, dan zakat.
  • Peringatan Rasulullah: Tali ikatan Islam akan terurai satu per satu, dimulai dari hukum Islam dan terakhir adalah sholat.
  • Nabi juga diganggu: Rasulullah SAW sendiri pernah diganggu setan saat sholat hingga meringkusnya dan merasakan dinginnya lidah setan di tangannya.

Keputusan & Kesepakatan

  • Tiga bacaan populer: Nama setan pengganggu sholat dibaca sebagai Khanzab, Hinzab, atau Hunzab menurut para ulama; perbedaan ini tidak perlu diperdebatkan.
  • Hadis yang sahih: Hadis “As-Salatu ‘Amudud-Din” (sholat adalah tiang agama) lebih sahih dibanding “As-Salatu ‘Imadud-Din”, meski keduanya bermakna sama.

Menunggu Konfirmasi

  • Bentuk gangguan detail: Pembahasan lengkap tentang bentuk-bentuk muslihat Khanzab dan cara mengatasinya akan dilanjutkan di pertemuan berikutnya.
  • Gangguan fisik: Kasus keram badan, kesulitan bangun tahajud, dan gangguan fisik lain yang dialami jamaah memerlukan evaluasi lebih lanjut apakah medis atau non-medis.

Strategi Khanzab dalam Mengganggu Sholat

1. Gangguan Pra-Sholat (Menghalangi Pelaksanaan)

  • Membuat malas melaksanakan sholat hingga meninggalkannya sama sekali.
  • Membuat tidur berlebihan sehingga kesiangan sholat subuh—Rasulullah menyebut ini sebagai “setan mengencingi telinga”.
  • Data survei: Hanya pemuda Muslim Indonesia (usia 15-25 tahun) yang selalu sholat lima waktu;  hanya kadang-kadang sholat.

2. Gangguan Saat Sholat (Merusak Kekhusyukan)

  • Mengacaukan pikiran dengan hal-hal di luar sholat.
  • Membuat lupa jumlah rakaat yang telah dikerjakan.
  • Membuat bacaan berantakan atau lupa bacaan.
  • Mengingatkan hal-hal yang terlupakan justru saat sedang sholat.

3. Gangguan Pasca-Sholat (Menghapus Pahala)

  • Membuat pelaku sholat berbuat riya’ (pamer ibadah untuk mendapat pujian manusia).
  • Allah akan memerintahkan orang yang riya’ meminta balasan dari orang yang dipamerkan, bukan dari-Nya.

Cara Mengatasi Gangguan Khanzab

Solusi dari Hadis Rasulullah

  • Membaca ta’awudz (berlindung kepada Allah dari setan).
  • Meludah ke arah kiri bawah tiga kali (tanpa ludah, hanya gerakan).
  • Jika bisa kembali fokus tanpa ritual di atas, tidak perlu melakukannya.

Fatwa Imam Abu Hanifah (untuk yang sering lupa)

  • Jika sering lupa sesuatu, ambil wudhu dan sholat sunnah dengan khusyuk—biasanya yang terlupa akan teringat saat sholat.

Prinsip Jihad dalam Sholat

  • Gangguan pikiran yang naik-turun saat sholat adalah jihad yang harus dilawan, bukan alasan untuk berhenti sholat.
  • Ketidakkhusyukan tidak membatalkan sholat, yang penting terus berusaha fokus kembali.

Pertanyaan Terjawab

Q: Bagaimana dengan orang yang sulit diajak sholat, apakah perlu diruqyah?
A: Ada dua kondisi:
  1. Tidak ada kesadaran sholat: Perlu diberi nasihat, ilmu, dan penjelasan tentang bahaya meninggalkan sholat.
  2. Ada keinginan tapi terasa berat: Jika ada kesadaran namun terhalang (berat bangun, sakit perut saat mau sholat, ngantuk berat), maka perlu diruqyah karena ada indikasi gangguan jin.
Q: Apakah jin bisa mengingatkan orang untuk sholat/tahajud?
A: Ya, tetapi ini adalah tipu daya halus. Tujuannya membuat niat ibadah bukan karena Allah, melainkan karena takut ancaman jin. Ini sama seperti kisah iblis yang menuntun Abdullah bin Ummi Maktum ke masjid—terlihat baik namun bertujuan menghilangkan pahala.

Risiko & Eskalasi

  • Bahaya meninggalkan sholat: Orang yang tidur hingga melewatkan sholat wajib akan menyesal di akhirat dengan memukuli kepalanya sendiri dengan batu.
  • Ancaman riya’: Surat Al-Ma’un menegaskan celaka bagi orang yang sholat namun lalai dan berbuat riya’.
  • Ketergantungan pada jin: Jika seseorang mulai percaya jin “baik” sebagai pelindung, ia bisa disesatkan dengan ajaran yang salah.

Fakta Penting Lainnya

  • Jamaah sholat subuh: Jumlah jamaah sholat subuh di masjid umumnya jauh lebih sedikit (1 shaf) dibanding maghrib/isya (4-5 shaf).
  • Kisah sahabat: Utsman bin Abil ‘Ash pernah mengadu kepada Rasulullah bahwa setan mengganggu sholat dan bacaannya—inilah asal nama Khanzab.
  • Jin ikut berjamaah: Jin muslim boleh ikut sholat berjamaah dengan manusia selama tidak mengganggu dan tidak menampakkan diri.

SUMBER VIDEO : https://youtu.be/pHvVir0cK9Y