Oleh : Selo Ruwandanu

MKI Media -Siapa tak suka pijat. Relaksasi otot setelah lelah beraktifitas adalah kegiatan paling nyaman. Tapi tak hanya orang dewasa, bahkan bayi juga butuh pijat. Iya, pijat bayi adalah kebutuhan dan terapi sentuhan untuk meningkatkan kualitas tidur, merangsang saraf, memperkuat ikatan (bonding) dg orang tua, dan juga bisa meningkatkan berat badan.

Lakukan pijatan lembut selama 15 menit menggunakan baby oil saat bayi tenang, tidak lapar, dan tidak baru selesai makan. Pastikan ruangan hangat, cuci tangan, dan kuku pendek.

Berikut panduan pijat bayi yang aman dan efektif, lakukan dengan panduan bagi orang tua yang baru pertama kali.

Teknik Pijat Bayi (Langkah demi Langkah) bagian
Dada: Pijat lembut dari tengah dada ke luar, lalu gerakan menyilang dari pinggang ke bahu (bentuk kupu-kupu).
Untuk wilayah Perut: Lakukan gerakan memutar searah jarum jam untuk melancarkan pencernaan dan mengeluarkan gas.
Di bagian Wajah: Pijat lembut dahi ke arah pelipis, area alis, dan pipi dengan gerakan melingkar kecil.
Lalu untuk Tangan dan Kaki: Lakukan gerakan milking (seperti memerah susu) dan rolling (memutar) dari paha ke kaki atau lengan ke tangan.
Juga tak lupa daerah Punggung: Posisi tengkurap, pijat memutar dari tulang belakang ke arah bahu dan pantat.

Hal yang Perlu Diperhatikan
Waktu Terbaik: Pagi hari sebelum beraktivitas atau malam hari sebelum tidur.
Hindari: Memijat sesaat setelah makan (tunggu 1-2 jam).
Keamanan: Jangan memijat jika bayi sakit/demam, atau di area yang memar/luka.

Saran redaksi Keluarga Indonesia, gunakan baby oil atau lotion khusus yang lembut untuk kulit bayi.

Terakhir yg harus diingat, Hentikan pijatan jika bayi menangis atau menunjukkan tanda tidak nyaman.