Skip to content
Majelis Keluarga Indonesia Logo
  • HOME
  • AKTUAL
  • TOKOH
  • KAJIAN
  • PROGRAM
  • SEDEKAH
  • KONSULTASI HUKUM
  • PROFIL
    • TENTANG MKI
    • GALERI
    • KONTAK
  • MUSHAF QUR’AN BEST
  • View Larger Image

Sunni–Syiah dan Sikap Umat atas Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran

MKI Media- Inilah penjelasan KH Bachtiar NasirKetua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) menyikapi terhadap serangan Amerika Serikat dan Israell terhadap Iran:
Saya memahami adanya kegelisahan dan pertanyaan mendasar: “Bagaimana kita bersikap ketika terdapat perbedaan akidah yang tajam antara Sunni dan Syiah?” Izinkan saya mendudukkan persoalan ini dalam tiga bingkai utama agar rasio dan iman dapat berjalan seiring.

1. Membedakan Ranah Akidah dan Ranah Muamalah Politik

Dalam ranah akidah, posisi kita sebagai Ahlussunnah wal Jama’ah sudah jelas dan tidak perlu diperdebatkan kembali.

Batas-batas teologis tetap kita jaga. Namun, dalam konteks serangan “Israel” terhadap Iran, yang sedang kita hadapi bukanlah perdebatan teologi di ruang kelas atau mimbar masjid, melainkan persoalan muamalah internasional dan kezaliman global.

Islam mengajarkan kita untuk membela pihak yang dizalimi, tanpa memandang perbedaan suku, warna kulit, bahkan keyakinan—terlebih terhadap sesama umat yang bersujud kepada Allah dan menghadap kiblat yang sama.

Menolak agresi “Israel” terhadap Iran bukan berarti menyetujui seluruh doktrin teologi mereka, melainkan menegakkan prinsip keadilan universal dalam ajaran Islam.

2. Dimensi Geopolitik dan Dukungan terhadap Palestina

Kita perlu melihat persoalan ini secara jernih dalam perspektif geopolitik. Dalam realitas kawasan, Iran merupakan salah satu aktor regional yang secara terbuka menyatakan dukungan terhadap perjuangan Palestina, termasuk isu Al-Quds dan Gaza.

Karena itu, jika serangan terhadap Iran dilihat dalam konteks lebih luas, sebagian kalangan memahaminya sebagai bagian dari dinamika regional yang dapat berdampak pada peta dukungan terhadap Palestina.

Maka, menyikapi konflik ini tidak cukup hanya dengan pendekatan mazhab, tetapi juga dengan membaca dampaknya terhadap stabilitas kawasan dan perjuangan rakyat Palestina.

3. Menghindari Polarisasi Internal

Sejarah menunjukkan bahwa perpecahan internal sering kali melemahkan posisi umat dalam menghadapi tantangan eksternal.

Polarisasi Sunni–Syiah yang dipertajam justru berpotensi mengalihkan perhatian dari isu kemanusiaan dan keadilan yang lebih mendesak. Kita tentu tidak berbicara tentang penyatuan akidah.

Akidah tetap pada tempatnya. Namun dalam konteks menghadapi ketidakadilan dan agresi, diperlukan kedewasaan untuk membedakan antara perbedaan teologis dan sikap terhadap prinsip keadilan serta kedaulatan.

Dengan demikian, umat Islam Indonesia dapat memandang konflik ini secara proporsional: sebagai konflik antarnegara dalam tataran politik internasional, namun sekaligus memiliki implikasi lebih luas terhadap stabilitas kawasan dan solidaritas terhadap isu-isu dunia Islam.

Sikap yang bijak adalah menjaga prinsip akidah, sembari tetap konsisten pada nilai keadilan dan kemanusiaan universal.

Sumber:

Sunni–Syiah dan Sikap Umat Menyikapi Serangan Israel ke Iran – Muslim Terkini – Halaman 2

a83yi2026-04-05T06:47:09+07:00April 5, 2026|Aktual|

Bagikan Cerita Ini, Pilih Platform Anda!

FacebookTwitterWhatsAppEmail

Related Posts

  • AL-FAJR: SAAT CAHAYA MEMIMPIN, MEDIA HARUS BANGKIT
  • Gerakan Mendukung Mohammad Natsir Jadi Bapak NKRI
  • Idulfitri di Tengah Ujian, UBN: Inilah Waktu Bangkit, Bukan Sekadar Merayakan
  • Hari Internasional Memerangi Islamofobia di Tengah Krisis Dunia

Recent Posts

  • Fenomena Over-Sharing di Media Sosial: Antara Privasi, Etika, dan Dinamika Keluarga
  • DIRGAHAYU KOPASSUS KE-74
  • MBG UNTUK ANAK ANAK JALANAN
  • AL-FAJR: SAAT CAHAYA MEMIMPIN, MEDIA HARUS BANGKIT
  • Sunni–Syiah dan Sikap Umat atas Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran

Majelis Keluarga Indonesia (MKI) adalah sebuah yayasan bergerak dalam dakwah keluarga yang didirikan pada tahun 2022.

MENU

  • HOME
  • AKTUAL
  • TOKOH
  • KAJIAN
  • PROGRAM
  • SEDEKAH
  • KONSULTASI HUKUM
  • TENTANG MKI
  • GALERI
  • KONTAK
  • MUSHAF QUR’AN BEST

CONTACT

Rumah Betawi Babe Haikal:
Kampung Tengah, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13540

Email: majelis.mki@gmail.com

FOLLOW US

Copyright© 2023 | Majelis Keluarga Indonesia | All rights Reserved. | Design by dewanstudio.com
Go to Top